Selasa, 13 Mei 2014

LOGICA DAN CONTOH PROGRAM LINUX WITH C





mkdir : mkdir berfungsi untuk membuat direktori baru untuk menempatkan file program C yang kita buat.
cd : cd digunakan agar kita tidak salah memposisikan atau menempatkan file yang akan kita buat.
vi .c : untuk masuk ke suatu teks editor (shell). Dan untuk menulis program tersebut, kita perlu menekan tombol insert (i) pada keyboard.
                                     

PROGRAM :
#include<stdio.h>
Main(void)
{
Int a,b,c ;
Printf (“masukan nilai a :” ) ;
Scanf (“%”,&a) ;
Printf (“masukan nilai b :” ) ;
Scanf (“%d”,&b) ;
c = a+b ;
printf (“ jumlah c=%d”, c) ;
return 0 ;
}


LOGICA :
#include <stdio.h> : untuk mengaktifkan perintah printf dan scanf.
main () : fungsi main () yang menjadi inti dari program dan merupakan awal dan akhir dari eksekusi program.
int : tipe data yang digunakan untuk variabel yang ditentukan adalah integer.
Kurung kurawal buka “ { “ : Tanda “ { “ yang diletakkan di bawah nama fungsi main menunjukkan tanda awal dari perintah-perintah yang akan dieksekusi atau biasa disebut dengan awal dari function body.
Kurung kurawal tutup “ } “ : Tanda “ } “ merupakan akhir dari function body.
printf : digunakan untuk menampilkan suatu keluaran pada layar.
< : Operator yang berarti lebih kecil.
%d (pada printf) : berfungsi untuk menampilkan data dengan tipe integer. Variabel yang menyimpan nilai tersebut harus disertakan setelah tanda petik terakhir.
return 0 :Return value pada fungsi main berguna untuk memberitahukan sistem operasi bahwa program tersebut sukses dilaksanakan atau tidak. Jika return value = 0 berarti sukses. Jika return value = 1 berarti gagal.

OUTPUT PROGRAM :
Masukan nilai a : 8
Masukan nilai b : 7
Jumlah c=56
LOGICA :
gcc .c –o : gcc merupakan singkatan dari GNU C Compiler, yaitu kompiler yang digunakan untuk mengkompilasi program yang ditulis dalam bahasa C.
./ : berfungsi untuk mengeksekusi program.




0 komentar:

Posting Komentar