Senin, 10 November 2014

RESENSI FILM THE CROODS


JUDUL                           : THE CROODS
GENRE                          : Animation, Adventure, Comedy
SUTRADARA               : Kirk DeMicco, Chris Sanders
PRODUSER                  : Kristine Belson, Jane Hartwell
PENULIS                       : Kirk DeMicco, Chris Sanders
DURASI                        : 98 menit
TANGGAL RILIS          : 22 Maret 2013


PEMAIN, PENGISI SUARA DAN KRAKTER:
  • ·        Nicolas Cage sebagai Grug Crood, seorang manusia gua yang baik hati, namun bersikap overprotektif dan kolot sebagai ayah dari keluarga Crood.
  • ·        Emma Stone sebagai Eep Crood, remaja perempuan manusia gua, anak perempuan tertua Grug dan Ugga yang penuh rasa ingin tahu dan hasrat untuk melakukan petualangan.
  • ·        Ryan Reynolds sebagai Guy, seorang remaja lelaki manusia gua nomaden yang tidak memiliki tubuh sekuat keluarga Croods, namun mampu mendayakan otaknya untuk mendapatkan ide dan menemukan berbagai penemuan baru. Ia ditemani oleh seekor kukang yang bernama Belt.
  • ·        Catherine Keener sebagai Ugga Crood, seorang wanita manusia gua, istri dari Grug, anak perempuan dari Gran, dan ibu dari Eep, Thunk, dan Sandy. Ia memiliki pikiran yang lebih terbuka daripada Grug, namun tetap kesulitan dalam menjaga keluarganya tetap aman.
  • ·        Clark Duke sebagai Thunk Crood, seorang remaja lelaki manusia gua, anak dari Grug dan Ugga. Thunk berumur 9 tahun, tidak begitu pandai namun memiliki hati yang baik.
  • ·        Cloris Leachman sebagai Gran, seorang wanita manusia gua yang sangat tua dan galak, yang merupakan mertua dari Grug, ibu dari Ugga, dan nenek bagi Eep, Thunk, dan Sandy.
  • ·        Chris Sanders sebagai Belt, kukang peliharaan Guy.
  • ·        Randy Thom sebagai Sandy Crood, bayi galak dari Grug dan Ugga yang lebih suka menggigit dan menggeram ketimbang berbicara.


SINOPSIS :
Film animasi keluarga keluaran DreamWorks ini menceritakan tentang kisah sebuah keluarga purba bernama The Croods. Mereka adalah manusia goa yang setiap harinya hidup di dalam goa untuk terhindar dari bahaya. Sang ayah “Grug” selalu melarang anggota keluarganya keluar dari goa selain untuk mencari makanan. Grug menganggap keadaan di luar terlalu berbahaya, dan ia juga tidak menyukai hal-hal baru atau modern, dia menganggap hal-hal seperti itu adalah berbahaya. Tetapi anak perempuannya yang bernama “Eep” memiliki jiwa berpetualang dan suka akan tantangan. Ia tidak ingin terus menerus hidup di dalam goa, dan ingin hidup bebas menjelajahi seluruh alam di sekitarnya.

Suatu hari goa yang mereka tinggali hancur karena adanya bencana, dan menyebabkan mereka harus pergi dari goa tersebut. Saat mencari tempat tinggal yang baru, mereka bertemu dengan “Guy” yaitu seorang pemuda pengembara yang memiliki kehidupan yang bebas dan modern. Pemuda itu memiliki sahabat peliharaan bernama “Belt”. Grug sangat tidak menyukai Guy yang memiliki kehidupan bebas tanpa peraturan, namun keluarga mereka menyukai Guy dan perlahan- lahan mulai mengikuti gaya hidup Guy yang bebas dan penuh ide. Dan Grug pun perlahan-lahan mulai merubah cara berpikirnya yang menganggap dunia luar sangatlah berbahaya dan tidak aman untuk dijelajahi.

KELEBIHAN :
  • ·        Film ini mempunyai visual yang menarik.
  • ·        Ceritanya tidak berat, mudah diikuti penontonnya.
  • ·        Kinerja pengisi suara yang sangat baik, sehingga karakter yang terkesan memiliki jiwa.


KEKURANGAN:
  • ·        Jalan ceritanya mudah diprediksi.
  • ·        Emosi karakter kurang digali, sehingga emosi karakter kadang terasa hambar.




0 komentar:

Posting Komentar