Sabtu, 23 November 2013
ANDROID
09.39
No comments
Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang
dirancang terutama untuk perangkat layar sentuh (touchscreen) mobile seperti
smartphone dan komputer tablet. Awalnya dikembangkan oleh Android Inc. kemudian
di akuisisi oleh Google pada pertengahan tahun 2005 dan mengubah nama penyedia
aplikasi Android dari Android market menjadi Google play. Android diresmikan
pada tahun 2007 dan ponsel Android pertama kali dijual pada Oktober 2008.
Dengan sistem distribusi open sources yang digunakan
memungkinkan para pengembang untuk menciptakan beragam apikasi menarik yang
dapat dinikmati oleh para penggunanya, seperti game, aplikasi dan lain-lain.
Hal tersebutlah yang membuat smartphone berbasis Android ini lebih murah
dibanding gadget yang sejenis. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000
aplikasi yang tersedia untuk Android dan perkiraan jumlah aplikasi yang diunduh
dari Google Play, toko aplikasi Android utama, adalah 25 miliar.
Faktor-faktor ini telah membuat Android menjadi yang
paling banyak digunakan platform smartphone di dunia dan software pilihan bagi
perusahaan teknologi yang membutuhkan biaya rendah. Akibatnya, meskipun
terutama dirancang untuk ponsel dan tablet, ia telah melihat aplikasi tambahan
pada televisi, konsol game dan elektronik lainnya.
Di dunia ini
terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat
dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah
yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal
sebagai Open Handset Distribution (OHD).
PERKEMBANGAN
ANDROID
Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi
melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya
Google mengenalkan Nexus One, salah satu
jenis telepon pintar GSM yang
menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh
HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5
Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan
anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi
oleh Asustek Computer
Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group
Plc. Seiring
pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka,
Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel
Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa
perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android
adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada
penghujung tahun 2009 diperkirakan di
dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan
Android.
Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis
Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada
aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan
dengan Gmail, dan
pemberitahuan email.
Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali
merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software
Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan
termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan
merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari
telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke
headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat
disesuaikan dengan sistem.
Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada bulan September
dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya,
penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya
adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus;
kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x,
VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text
to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi
VWGA.
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel
Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah
pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan
browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak
yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan
Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat
generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi
aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini
berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan
selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin
bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat
untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi
terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam,
Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap
penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen
Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo)
diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara
lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5
kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang
dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser,
pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot
portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3
(Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android
versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan
fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan
format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone
virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan
dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet.
Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada
Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga
mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk
grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat
tablet dengan platform Android 3.0 akan segera
hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk
pasar Indonesia pada Mei 2011.
Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream
Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa
fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka
kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol,
terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email
secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama
yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara
Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru
diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang
baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan
Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi
yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat
mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga.
Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet
Asus, yakni Google Nexus 7.
Android versi 4.2 (Jelly Bean)
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai
screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam
tablet saja), widget terbaru. Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG, yakni Google Nexus 4.
Kelebihan
Handphone Android
1.
System Operasi
bersifat open source, jadi sangat memungkinkan penggunanya untuk membuat
software sendiri.
2.
Banyak aplikasi
baik software maupun game yang bisa kita nikmati mulai dari yang berbayar
sampai gratis.
3.
Dari segi
tampilan, terlihat elegant, sehingga penggunanya tidak akan mudah bosan.
4.
Bersifat Multitasking
yang artinya bisa menjalankan berbagai aplikasi sekaligus, itu artinya Anda
bisa menjalankan browsing, Facebook, YM, sambil mendengerkan lagu sekaligus,
namun semua itu juga tergantung dari processor handphone tersebut. Jadi sebelum
membeli handphone Android pastikan memiliki processor minimal 1Gz untuk
kelancaran Multitasking.
5.
Kemudahan dalam
Notifikasi, Setiap mendapatkan Misscall, SMS, Chat baru baik dari ym maupun
Facebook, Email atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi,
Jika handphone tidak dalam genggaman Anda tidak perlu khawatir ketinggalanm,
karena lampu LED Indikator akan selalu berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan
terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
6.
Tampilan
(themes), Jika Anda bosan dengan tampilan yang di sajikan oleh produsen, Anda
bisa mengganti sesuka hati, hanya dengan mendownload di market android,
7.
Widget, yang
berfungsi untuk mempermudah penggunanya dalam melakukan setting atau memilih
aplikasi yang akan dijalankan
8.
Syngkronisasi,
jika anda pengguna Gmail ataupun Ymail, anda dapat menginterigrasikan dengan
handphone Anda, sehingga akan memepermudah Anda mengecek atau mengirim email.
Kekurangan
Handphone Android
Baterai yang
cepat habis, tak dipungkiri lagi multitasking adalah alasannya kenapa handphone
android ini sangat boros dalam penggunaan baterai, namun Anda tidak usah
khawatir, ada banyak solusi untuk menghemat baterai, salah satunya dengan
aplikasi Mobo Taks Killer, seperti yang sedang saya pakai sekarang ini.
Aplikasi Mobo Taks Killer berfungsi untuk menghentikan proses aplikasi yang
sudah tidak di gunakan lagi.
Pengoperasian,
akan terlihat sulit jika Anda baru mempelajari Android dan pasti akan
membingungkan karena sangat beda sekali dengan handphone-handphone lain.
Iklan, Jika Anda
menggunakna aplikasi yang bersifat gratis, iklan akan selalu muncul pada
aplikasi tersebut dan munculnya iklan hanya pada saat Anda terhubung ke
Internet.
Koneksi Internet
yang mahal, pada saat browsing memang cepat dan tidak ada hambatan, namun biaya
untuk internetpun juga sesuai dengan kecepatan tersebut, jadi Anda harus
membeli paket internet, tergantung kartu yang Anda gunakan.
KELEBIHAN ANDROID
DIBANDINGKAN IOS.
1. Harga handphone Yang
Lebih Murah Dan Bervariasi
Harga termurah yang harus kamu bayar untuk memainkan
game Angry Birds di iOS adalah sekitar 3juta. Yaitu dengan membeli iPod 5 dan
membayar $0.99 untuk game Angry Birdsnya. Sedangkan untuk Android dengan harga
800 ribu saja kamu sudah bisa bermain Angry Birds atau Zenonia. Bahkan
handsetnya juga bisa digunakan untuk telephone. Tidak semua orang ingin
memainkan Infinity Blade, terkadang mereka hanya ingin game-game casual dan
untuk orang-orang seperti ini Android adalah solusi yang jauh lebih murah.
2. Download Game Via Web
Inilah salah satu fitur yang paling saya suka dari
Android. Saya mempunyai tablet yang terhubung dengan Wi-Fi di rumah dan ketika
saya sedang diluar rumah dan menemukan game yang saya suka, saya bisa
mendownload via website dan otomatis tablet Android di rumah akan mulai
mendownload. iOS juga bisa melakukan ini namun kamu harus memiliki lebih dari 1
gadget sedangkan yang dibutuhkan Android hanyalah browser.
3. Refund Game
Ada banyak sekali game bertebaran di Google Play dan
kamu juga tahu bahwa tidak semuanya adalah game yang berkualitas baik.
Untungnya Google Play mempunyai fasilitas refund dimana selama 15 menit sejak
pembelian kita dapat melakukan refund jika kita tidak menyukai gamenya atau
merasa tertipu. Fitur ini tidak terlalu berbelit-belit dan mudah untuk
dilakukan. iOS juga dapat melakukan ini namun prosesnya panjang dan hanya
berlaku bagi aplikasi yang tidak sesuai dengan screenshot saja.
4. Lebih Banyak Game
Gratis
Untuk yang satu ini sebenarnya semakin kesini
semakin tidak berbeda, karena developer semakin menyukai model freemium. Namun
terkadang saya sering menemukan game dimana di App Store berbayar namun di
Google Play gratis. Tentu saja game versi Androidnya biasanya memiliki iklan
namun terkadang saya secara pribadi tidak keberatan melihat iklan daripada
membayar beberapa dollar.
5. Layar Lebih Besar
Jika sebuah game dibuat dengan grafis luar biasa,
maka salah satu cara menikmati game tersebut secara penuh adalah dengan
melihatnya pada layar yang lebih besar. Untuk urusan ini Android adalah
rajanya, mulai dari layar 3.8″ sampai dengan 6″. Walaupun memang belum semua
game mempunyai resolusi yang support layar besar ini, namun rata-rata sudah
dapat dinikmati lebih baik dari layar iPhone yang lebih kecil.
6. Support Controller
Yang Lebih Banyak .
Salah satu keuntungan Android yang open adalah siapa
saja dapat membuat aksesoris Android dengan bebas tanpa melalui proses approval
yang sangat-sangat rumit. Ini menguntungkan para pembuat controller game karena
mereka bisa lebih bebas membuat kontroler seperti MOGA. Kamu bahkan dapat menggunakan Controller Sony
Playstation untuk memainkan game favorit kamu di Android.
DAMPAK NEGATIF
DARI PONSEL
Berikut ini sejumlah dampak negatif
yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:
1.
Peningkatan
risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja hingga 400 persen akibat
penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang
ditimbulkan oleh radiasi ponsel.
2.
Pada
orang dewasa, radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari
selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma
(sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).
3.
Medan
elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan
gatal-gatal.
4.
Penggunaan
ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran
(tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga
berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ
pendengaran.
5.
Frekuensi
radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live
saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko
kematian mendadak.
6.
Akibat
pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800
MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu
kerusakan kornea.
7.
Radiasi
ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan
ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.
8.
Frekuensi
radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk
radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa
yang dapat memicu kanker.
9.
Emisi
dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi
melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan
tulang dan persendian serta memicu rematik.
10. Resiko kanker di kelenjar air
ludah dapat meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.
11. Produksi homon stres kortisol
meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar
stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang
membahayakan kesehatan.
12. Medan magnetik di sekitar ponsel
yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan
tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.
13. Medan elektromagnetik di sekitar
BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering
mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak
bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang.
Contoh-contoh HP Android
Contoh hp Android seperti Google Nexus One, Huwawei
U8230, HTC Hero, HTC Legend, HTC Magic, HTC Desire, Imobile iE6010, LG GW620,
Motorola Milestone, Samsung Galaxy Spica, Sony Ericsson Xperia, Huawei Aviator.
Daftar pustaka .
http://ebycidi06.blogspot.com/2013/01/makalah-perkembangan-teknologi.html
http://selvilorraine.wordpress.com/2011/05/01/hp-android-pengertian-android-dan-penjelasannya/
http://aza-ga.blogspot.com/2012/03/dampak-negatif-handphone-bagi-kesehatan.html
http://gamesaku.com/keunggulan-android-dibanding-ios-dari-sisi-gaming/
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29#Sejarah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar