This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 27 Mei 2014

BEKERJA SAMA DALAM TEAM(KELOMPOK)


A. PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK KELOMPOK
PENGERTIAN KELOMPOK MENURUT BEBERAPA AHLI :
1. Menurut Homans (1950) : kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga tiap orang dapat berkomunikasi dengan semua anggota secara langsung.

2. Menurut Merton, kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan, sedangkan kolektiva merupakan orang yang mempunyai rasa solidaritas karena berbagai niai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peran.

3. Menurut Achmad S. Ruky, Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya, yang secara psikologis sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap diri mereka sebagai suatu kelompok.

4. Menurut  Muzafer Sherif, Kelompok  adalah kesatuan  yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma tertentu.

5. Menurut De Vito (1997) : kelompok merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara relatif mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apayang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggotanya.



KARAKTERISTIK KELOMPOK :
    Ada dua karakteristik yang melekat pada suatu kelompok, yaitu norma dan peran. Yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah tentang norma. Norma adalah persetujuan atau perjanjian tentang bagaimana orang-orang dalam suatu kelompok berperilaku satu dengan lainnya. Ada tiga kategori norma kelompok, yaitu norma sosial, prosedural dan tugas. Norma sosial mengatur hubungan di antara para nggota kelompok. Sedangkan norma prosedural menguraikan dengan lebih rinci bagaimana kelompok harus beroperasi, seperti bagaimana suatu kelompok harus membuat keputusan.

Karakteristik Kelompok:
Beberapa ahli mengatakan bahwa dalam suatu kelompok terdapat ciri – ciri, yaitu :
1. Terdiri dari 2 orang atau lebih
2. Adanya interaksi yang terus menerus
3. Adanya pengembangan identitas kelompok
4. Adanya norma – norma kelompok
5. Adanya diferensiasi peran
6. Peran yang saling tergantung
7. Produktivitas bertambah atau meningkat

B. TAHAPAN PEMBENTUKAN KELOMPOK
      Model pembentukan suatu kelompok pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

Tahap 1 - Forming
    Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas. Anggota kelompok cenderung untuk bekerja sendiri dan walaupun memiliki itikad baik namun mereka belum saling mengenal dan belum saling percaya.

Tahap 2 - Storming
    Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi. Mereka membahas isu-isu semacam masalah yang harus mereka selesaikan. Anggota kelompok saling terbuka dan mengkonfrontasi ide-ide dan perspektif mereka masing-masing. Pada beberapa kasus, tahap storming cepat selesai. Namun ada pula yang mandenk pada tahap ini.

Tahap 3 - Norming
    Terdapat kesepakatan dan konsensus antara anggota kelompok. Peranan dan tanggung jawab telah jelas. Anggota kelompok mulai dapat mempercayai satu sama lain seiring dengan mereka melihat kontribusi masing-masing anggota untuk kelompok.

Tahap 4 - Performing
     Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu dan supervisi eksternal. Anggota kelompok saling bergantung satu sama lainnya dan mereka saling respect dalam berkomunikasi.

Tahap 5 - Adjourning dan Transforming
     Tahap dimana proyek berakhir dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun ketika mereka mengalami perubahan.

C.  KEKUATAN TEAM WORK
      Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi paling populer di tim.

      Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.

      Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.

Berikut poin-poin teamwork yang baik:
  1.  Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
  2. Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
  3. Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya         tidak bisa.
  4. Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus  disingkirkan.
  5. Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
  6. Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa    menjadi minus jika tidak          ada saling pengertian.
  7. Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi  modal sukses bersama.
  8. Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
  9.Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team. Bayangkan jika si A          mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama bermuara kemana?
  10. Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses        pencapaian target.
 11. Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada  pemboikota kerjasama.
 12. Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target  tidak perlu waktu              yang lama.
  13.  Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

D. IMPLIKASI MANAJERIAL

           Kesimpulannya Kelompok atau team merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil dimana untuk berkomunikasi lebih mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apa yang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggota tersebut.


http://ruslanberbagi2.blogspot.com/2013/05/bekerja-sama-dalam-teamkelompok.htm

KEPEMIMPINAN



A. TEORI DAN ARTI PENTING KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepadapengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN :
Teori kepemimpinan pada umumnya berusaha untuk memberikan penjelasan dan interpretasi mengenai pemimpin dan kepemimpinan dengan mengemukakan beberapa segi antara lain : Latar belakang sejarah pemimpin dan kepemimpinan Kepemimpinan muncul sejalan dengan peradaban manusia. Pemimpin dan kepemimpinan selalu diperlukan dalam setiap masa. Sebab-sebab munculnya pemimpin Ada beberapa sebab seseorang menjadi pemimpin, antara lain :
a.Seseorang ditakdirkan lahir untuk menjadi pemimpin. Seseorang menjadi pemimpin melalui usaha penyiapan dan pendidikan serta didorong oleh kemauan sendiri.
b.Seseorang menjadi pemimpin bila sejak lahir ia memiliki bakat kepemimpinan kemudian dikembangkan melalui pendidikan dan pengalaman serta sesuai dengan tuntutan lingkungan.
Untuk mengenai persyaratan kepemimpinan selalu dikaitkan dengan kekuasaan, kewibawaan, lingkungan dan kemampuan.

1.Teori-teori dalam Kepemimpinan

a) Teori Sifat
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya.
Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah: – pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan; – sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif; – kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.
Walaupun teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.

b) Teori Perilaku
Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku:
- Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri ramah tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima usul dan memikirkan kesejahteraan bawahan serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan tugas organisasi.
- Berorientasi kepada bawahan dan produksi perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan ditandai oleh penekanan pada hubungan atasan-bawahan, perhatian pribadi pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan serta menerima perbedaan kepribadian, kemampuan dan perilaku bawahan. Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada segi teknis pekerjaan, pengutamaan penyelenggaraan dan penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan. Pada sisi lain, perilaku pemimpin menurut model leadership continuum pada dasarnya ada dua yaitu berorientasi kepada pemimpin dan bawahan. Sedangkan berdasarkan model grafik kepemimpinan, perilaku setiap pemimpin dapat diukur melalui dua dimensi yaitu perhatiannya terhadap hasil/tugas dan terhadap bawahan/hubungan kerja. Kecenderungan perilaku pemimpin pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari masalah fungsi dan gaya kepemimpinan (JAF.Stoner, 1978:442-443)

c) Teori Situasional
Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P. Siagian (1994:129) adalah
* Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas;
* Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan;
* Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan;
* Norma yang dianut kelompok;
* Rentang kendali;
* Ancaman dari luar organisasi;
* Tingkat stress;
* Iklim yang terdapat dalam organisasi

B. TIPOLOGI KEPEMIMPINAN
Tipologi kepemimpinan disusun dengan titik tolak interaksi personal yang ada dalam kelompok . Tipe-tipe pemimpin dalam tipologi ini dapat dikelompokkan dalam kelompok tipe berdasarkan jenis-jenisnya antara lain:

1.Tipe Otokratis.
Seorang pemimpin yang otokratis ialah pemimpin yang memiliki kriteria atau ciri sebagai berikut: Menganggap organisasi sebagai pemilik pribadi, Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi, Menganggap bawahan sebagai alat semata-mata, Tidak mau menerima kritik, saran dan pendapat, Terlalu tergantung kepada kekuasaan formalnya, Dalam tindakan pengge-rakkannya sering mempergunakan pendekatan yang mengandung unsur paksaan dan bersifat menghukum.

2.Tipe Militeristis
Perlu diperhatikan terlebih dahulu bahwa yang dimaksud dari seorang pemimpin tipe militerisme berbeda dengan seorang pemimpin organisasi militer. Seorang pemimpin yang bertipe militeristis ialah seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat berikut : Dalam menggerakan bawahan sistem perintah yang lebih sering dipergunakan, Dalam menggerakkan bawahan senang bergantung kepada pangkat dan jabatannya, Senang pada formalitas yang berlebih-lebihan, Menuntut disiplin yang tinggi dan kaku dari bawahan, Sukar menerima kritikan dari bawahannya, Menggemari upacara-upacara untuk berbagai keadaan.

3.Tipe Paternalistis.
Seorang pemimpin yang tergolong sebagai pemimpin yang paternalistis ialah seorang yang memiliki ciri sebagai berikut : menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa, bersikap terlalu melindungi (overly protective), jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil keputusan, jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengambil inisiatif, jarang memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengembangkan daya kreasi dan fantasinya, dan sering bersikap maha tahu.

4.Tipe Karismatik.
Hingga sekarang ini para ahli belum berhasil menemukan sebab-sebab mengapa seseorang pemimpin memiliki karisma. Umumnya diketahui bahwa pemimpin yang demikian mempunyai daya tarik yang amat besar dan karenanya pada umumnya mempunyai pengikut yang jumlahnya sangat besar, meskipun para pengikut itu sering pula tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut pemimpin itu. Karena kurangnya pengetahuan tentang sebab musabab seseorang menjadi pemimpin yang karismatik, maka sering hanya dikatakan bahwa pemimpin yang demikian diberkahi dengan kekuatan gaib (supra natural powers). Kekayaan, umur, kesehatan, profil tidak dapat dipergunakan sebagai kriteria untuk karisma. Gandhi bukanlah seorang yang kaya, Iskandar Zulkarnain bukanlah seorang yang fisik sehat, John F Kennedy adalah seorang pemimpin yang memiliki karisma meskipun umurnya masih muda pada waktu terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Mengenai profil, Gandhi tidak dapat digolongkan sebagai orang yang ‘ganteng”.

5.Tipe Demokratis.
Pengetahuan tentang kepemimpinan telah membuktikan bahwa tipe pemimpin yang demokratislah yang paling tepat untuk organisasi modern. Hal ini terjadi karena tipe kepemimpinan ini memiliki karakteristik sebagai berikut : dalam proses penggerakan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia itu adalah makhluk yang termulia di dunia, selalu berusaha mensinkronisasikan kepentingan dan tujuan organisasi dengan kepentingan dan tujuan pribadi dari pada bawahannya, senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya, selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan teamwork dalam usaha mencapai tujuan, ikhlas memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada bawahannya untuk berbuat kesalahan yang kemudian diperbaiki agar bawahan itu tidak lagi berbuat kesalahan yang sama, tetapi lebih berani untuk berbuat kesalahan yang lain, selalu berusaha untuk menjadikan bawahannya lebih sukses daripadanya, dan berusaha mengembangkan kapasitas diri pribadinya sebagai pemimpin.

C.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMIMPINAN
Dalam melaksanakan tugas kepemimpinan mempengaruhi orang atau kelompok menuju tujuan tertentu, kita pemimpin, dipengaruhi oleh beberapa factor. Factor-faktor itu berasal dari diri kita sendiri, pandangan kita terhadap manusia, keadaan kelompok dan situasi waktu kepemimpina kita laksanakan. Orang yang memandang kepemimpinan sebagai status dan hak untuk mendapatkan fasilitas, uang, barang, jelas akan menunjukkan praktek kepemimpinan yang tidak sama dengan orang yang mengartikan kepemimpinan sebagai pelayanan kesejahteraan orang yang dipimpinnya. Factor-faktor yang berasal dari kita sendiri yang mempengaruhi kepemimpinan kita adalah pengertian kita tentang kepemimpinan, nilai atau hal yang kita kejar dalam kepemimpinan, cara kita menduduki tingkat pemimpin dan pengalaman yang kita miliki dalam bidang kepemimpinan.

D.IMPLIKASI MANAJERIAL KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI
Sebab yang terjadi bila implikasi manajerial kepemimpinan dalam organisasi adalah akan menciptakan kepemimpinan yang baik karna adanya proses manajemen yang direncakan, karena induk dari sebuah perusahaan adalah pemimpin jadi bila pemimpin nya berkualitas maka perusahaan tersebut akan menjukukan kualitasnya.



Selasa, 20 Mei 2014

CARA MENGINSTAL ULANG LAPTOP ASUS


CARA MENGINSTAL ULANG LAPTOP ASUS



1. Atur bios pada PC/laptop kamu, caranya adalah ketika PC menyala terdapat keterangan key/tombol mana yang harus ditekan.
Misal tombol F2 atau del. Ketikan berada di dalam menu bios, cari pengaturan booting dan ubah booting pertamanya ke perangkat DVD.
Kemudian masukan DVD Windows 7 dan restart. Ketika PC kembali menyala akan tampil perintah "Press any key to boot from CD or DVD... "
segera klik pada sembarang tombol keyboard dan PC pun mulai mempersiapkan file yang dibutuhkan untuk melakukan installasi.

2.Setelah proses 1, akan muncul "Starting Windows" dilanjutkan pengaturan bahasa, format waktu dan input keyboard. Kemudian klik tombol "Next"

3.Untuk tahap ketiga klik "Install Now" dan beri tanda cek pada bagian "I accept the license terms", klik tombol Next

4. Setelah itu akan muncul opsi, "Which type of installation do you want?" dan pilih pada bagaian Custom (Advanced)

5. Klik pada bagian "Drive option (acvanced" untuk melakukan partisi pada hardisk komputer kamu. Kamu dapat mengatur besarnya kapasitas hardisk sesuai keinginan kamu.

6. Proses installasi dimulai, apabila proses sudah selesai maka sistem akan secara otomatis melakukan restart

7. Setelah restart, biarkan windows kembali menyala dan melanjutkan proses installasi hingga selesai. Jika telah selesai, windows akan kembali melakukan restart secara otomatis.

8. Proses install sudah selesai dan kamu tinggal mengisi data personalisasi untuk windows yang akan diguanakan

SUMBER : https://id-id.facebook.com/notes/asus-indonesia/cara-menginstall-ulang-pclaptop-menggunakan-windows/10152157843017699

CARA MEMBUAT KALKULATOR MENGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC

CARA MEMBUAT KALKULATOR MENGUNAKAN PROGRAM VISUAL BASIC




langkah pertama kita buka aplikasi Visual Basic 6.0 dan buat project baru
udah pada tau kan caranya..?, kalo belum saya kasih tau deh.
klik aplikasi visual basic –> pilih Standart Exe –> lau pilih Ok
langkah kedua sekarang kita desain Project kalkulator ini seperti gambah di bawah ini


setelah form kita desain sekarang ubah Name setiap komponen
untuk componen Button numeric 0-9
ganti Name menjadi Comammand(angka button tersebut)
misalnya button 1 menjadi Command1,button 2 menjadi Command2 dan seterunya.
sedangkan untuk tombol oprasi sesuaikan dengan caption oprasinya.
misalkan button ” + ” name kita ganti menjadi “tambah” dan yang lainnya juga sama seperti itu.
oiya Untuk button kurang ganti captionnya menjadi “__” undescor dua kali bukan “–” strip.
dan untuk tombol “ON” ganti name menjadi “nyalah” sedangkan tombol “OFF” menjadi “mati
langkah selanjutnya kita klik kanan pada form lalu pilih “view code”
setelah itu kita bersihkan dulu  kolom codenya dengan cara CTRL+A dan tekan BackSpace atau delete.
nah kalo langkah diatas udah semua sekarang copy dan paste code dibawah ini:

Private Sub bagi_Click()
If Label1.Caption = “” Then
Label1.Caption = Text1.Text
Label5.Caption = bagi.Caption
End If
If Label5.Caption <> “” Then
Label5.Caption = “/”
End If
Text1.Text = “”
End Sub

Private Sub Command0_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command0.Caption
End Sub

Private Sub Command1_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command1.Caption
End Sub

Private Sub Command10_Click()
Text1.Text = “”
Label1.Caption = “”
Label2.Caption = “”
Label4.Caption = “”
Label5.Caption = “”
End Sub

Private Sub Command11_Click()
Text1.Text = “”
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command2.Caption
End Sub

Private Sub Command3_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command3.Caption
End Sub

Private Sub Command4_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command4.Caption
End Sub

Private Sub Command5_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command5.Caption
End Sub

Private Sub Command6_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command6.Caption
End Sub

Private Sub Command7_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command7.Caption
End Sub

Private Sub Command8_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command8.Caption
End Sub

Private Sub Command9_Click()
Text1.Text = (Text1.Text) + Command9.Caption
End Sub

Private Sub Form_Activate()
For Each Control In Me
If TypeName(Control) = “CommandButton” Then
Control.Enabled = False
End If
Next
nyalah.Enabled = True
Form1.BackColor = &H0&
Text1.BackColor = &H0&
Label1.BackColor = &H0&
Label2.BackColor = &H0&
Label4.BackColor = &H0&
Label5.BackColor = &H0&
Label3.BackColor = &H0&
End Sub

Private Sub hasil_Click()
If Label1.Caption And Text1.Text <> “” Then
Label2.Caption = Text1.Text
Select Case Label5.Caption
Case “+”
Label4.Caption = Val(Label1.Caption) + Val(Label2.Caption)
Case “/”
Label4.Caption = Val(Label1.Caption) / Val(Label2.Caption)
Case “X”
Label4.Caption = Val(Label1.Caption) * Val(Label2.Caption)
Case “__”
Label4.Caption = Val(Label1.Caption) – Val(Label2.Caption)
End Select
End If
Text1.Text = “”
End Sub

Private Sub kali_Click()
If Label1.Caption = “” Then
Label1.Caption = Text1.Text
Label5.Caption = kali.Caption
End If
If Label5.Caption <> “” Then
Label5.Caption = “X”
End If
Text1.Text = “”
End Sub

Private Sub kurang_Click()
If Label1.Caption = “” Then
Label1.Caption = Text1.Text
Label5.Caption = kurang.Caption
End If
If Label5.Caption <> “” Then
Label5.Caption = “__”
End If
Text1.Text = “”
End Sub

Private Sub nyalah_Click()
For Each Control In Me
If TypeName(Control) = “CommandButton” Then
Control.Enabled = True
End If
Next
Form1.BackColor = &HFFFF80
Text1.BackColor = &HFFFF80
Label1.BackColor = &HFFFF80
Label2.BackColor = &HFFFF80
Label4.BackColor = &HFFFF80
Label5.BackColor = &HFFFF80
Label3.BackColor = &HFFFF80
End Sub

Private Sub tambah_Click()
If Label1.Caption = “” Then
Label1.Caption = Text1.Text
Label5.Caption = tambah.Caption
End If
If Label5.Caption <> “” Then
Label5.Caption = “+”
End If
Text1.Text = “”
End Sub

Setelah itu tekan tombol F5 dan lihat hasilnya. :)

SUMBER : http://anggaisfire.wordpress.com/cara-membuat-calculator-dgn-vb-6/

CARA MENYEMBUNYIKAN FILE DI KOMPUTER



CARA MENYEMBUNYIKAN FILE DI KOMPUTER


Untuk tingkat keamanannya juga bervariasi :
 1. Melalui properties adalah cara yang sederhana dan cepat namun tingkat keamanannya kurang,
2. Melalui Notepad adalah cara kedua yang tingkat keamanannya medium
3. Melalui Command prompt adalah cara yang menurut saya paling aman karena file kita akan dikunci dan tidak akan dapat dibuka orang lain.

Untuk langkah-langkah Cara Menyembunyikan File dan Folder di Komputer Agar Aman , silahkan ikuti tutorial berikut ini :

#. Menggunakan properties
1. Pilih file yang ingin disembunyikan
2. Klik kanan pada file tersebut lalu pilih Properties
3. Pada Attributes, beri centang pada hidden
4. Klik OK
5. Selesai

#. Menggunakan Notepad
1. Buka notepad
2. Copy pastekan script berikut ini di notepad
cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==123 goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End

Keterangan : yang berwarna merah adalah password, silahkan ganti sesuai keiginan
3. Lalu klik File > Save as
4. Simpan dengan nama LOCKER.bat
5. Pada Save as Type, ganti menjadi All files(*.*)
6. Klik ganda pada file LOCKER.bat yang telah dibuat
7. Setelah file diklik akan muncul sebuah folder bernama Locker
8. Silahkan taruh file yang ingin disembunyikan didalam folder Locker
9. Untuk menguncinya klik 2x pada LOCKER.bat tadi
10.Lalu akan muncul konformasi, tekan Y lalu Enter
11. Untuk membuka kunci dan menampilkan folder kembali, klik 2x pada LOCKER.bat lalu masukan password Anda Lalu Enter
12. Selesai


#. Menggunakan Command Prompt
1. Buka Command Prompt, caranya tekan Tombol Windows+R lalu pada kolom ketikan cmd => Enter
2. Pada CMD, masuk pada drive dimana folder anda berada misal file saya bernama SEPAKBOLA berada di drive e: makan perintah untuk menyembunyikannya cacls e:\SEPAKBOLA /d everyone
3 Untuk mengembalikannya gunakan perintah cacls e:\SEPAKBOLA /g everyone:f
4. Selesai


sumber : http://perilian.blogspot.com/2013/10/cara-menyembunyikan-file-di-komputer.html