1.1 UNSUR UNSUR ORGANISASI
Secara organisasi mempunyai 5 unsur,
yaitu
1.
Manusia/ Man, manusia di sini adalah
orang-orang dari organisasi yang akan menjalankan organnisasi. Yang diatur
sebuah sistem. Tugasnya yaitu sebagai Pemimpin, Manager, dan Workers/ Pekerja.
2.
Team Work/ Kerja Sama, Team Work
adalah suatu cara dalam suatu organisasi saling membantu agar tujuan bisa
tercapai.
3.
Tujuan, Tujuan adalah sesuatu target
apa yang harus tercapai melalui prosedur, program,
pola(network)
4.
Equipment / Peralatan, yaitu terdiri
dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainya
(tanah, gedung/ bangunan/ kantor)
5.
Lingkungan, seperti keadaan sosial,
budaya, ekonomi, dan teknologi.
1.2
CIRI CIRI ORGANISASI
beberapa
ciri yang behubungan dengan keberadaan organisasi. Diantaranya ádalah:
·
Rumusan batas-batas
operasionalnya(organisasi) jelas. organisasi akan mengutamakan pencapaian
tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal
ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang
mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi
anggotanya.
·
Memiliki identitas yang jelas.
Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki
identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi,
tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain
sebagainya.
·
Keanggotaan formal, status dan
peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai
dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi,
dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan
yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai
sebuah organisasi.
1.3 TEORI
ORGANISASI
1. Teori Organisasi
Klasik
Teori ini biasa disebut teori tradisional atau disebut juga teori
mesin. Definisi organisasi menurut teori ini adalah struktur hubungan,
kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan,
komunikasi dan faktor-faktor lain apabila orang bekerja sama.
Macam-macam teori klasik :
a.
Teori birokrasi :
Istilah birokrasi berasal dari kata “legal rasional”.
“Legal” disebabkan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan
yang dirumuskan secara jelas. “Rasional” karena adanya penetapan tujuan yang
ingin dicapai.
b.
Teori administrasi : Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari
Eropa dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika. Fayol membagi kegiatan
industri menjadi 6 kelompok:
·
Kegiatan Teknikal (Produksi,
Manufaktur, Adaptasi)
·
Kegiatan Komersil (Pembelian,
Penjualan, Pertukaran)
·
Kegiatan Financial (penggunaan
optimum modal)
·
Kegiatan Keamanan
·
Kegiatan Akuntansi
·
Kegiatan Manajerial
c. Manajemen ilmiah
Definisi manajemen ilmiah adalah penerapan metode ilmiah pada
studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi. Atau seperangkat mekanisme
untuk meningkatkan efisiensi kerja.
2. Teori neoklasik
Teori ini disebut juga dengan teori hubungan manusiawi. Teori ini
menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai
individu atau kelompok kerja.
3. Teori modern
Teori ini sering disebut dengan teori analis sistem atau teori
terbuka yang memadukan antara teori klasik dan teori neoklasik. Teori
organisasi modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan
yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan sistem
tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil tapi organisasi merupakan
sistem terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila ingin dapat
bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.
Sumber
:
WursantoIg 2005 , Dasar-dasar Ilmu
Organisasi. ANDI .Yogyakarta,2005.








0 komentar:
Posting Komentar